Struktur Organisasi Rumah Sakit Ideal

Posted on Mei 24, 2010

0


Struktur Organisasi rumah sakit tergantung dari besarnya rumah sakit dan fasilitas yang dimiliki. Rumah sakit yang lebih kecil akan memiliki struktur organisasi yang lebih sederhana, sebaliknya rumah sakit yang lebih besar akan memiliki pembagian sub unit yang lebih banyak.

Struktur organisasi rumah sakit umumnya terdiri dari beberapa tingkat manajemen. Direktur rumah sakit mewakili tingkat teratas dari manajemen rumah sakit. Direktur rumah sakit bertanggung jawab atas segala kebijakan rumah sakit, keuangan dan sumber daya manusia.

Secara periodik, direktur rumah sakit melaporkan perkembangan rumah sakit dalam mencapai misi dan tujuan rumah sakit.

Direktur rumah sakit dibantu oleh manajer operasional, manajer keuangan dan manajer keperawatan sebagai level kedua dari manajemen rumah sakit. Manajer ini bertanggung jawab terhadap kegiatan sehari-hari.

Unsur-unsur yang harus dimiliki suatu rumah sakit adalah :

a. Direktur sebagai pimpinan rumah sakit
b. Wakil Direktur.
c. Unsur-unsur bantuan teknis dan media yang merupakan jabatan struktural.
d. Unsur-unsur pelaksana yang berupa Unit Pelaksana Fungsional (UPF).
e. Instalasi pendukung UPF.

Susunan Organisasi Rumah Sakit Umum Kelas B Pendidikan terdiri dari :

a. Direktur yang dibantu oleh sebanyak–banyaknya 3 wakil direktur.
b. Wakil Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan.
c. Wakil Direktur Penunjang Medis dan Pendidikan.
d. Wakil Direktur Umum dan Keuangan.
e. Komite Medis dan Staf Medis Fungsional.
f. Sarana Pengawas Intern
g. Dewan Penyantun.

Susunan Organisasi Rumah Sakit Umum Kelas B Non pendidikan terdiri dari :

a. Direktur yang dibantu oleh sebanyak–banyaknya 2 wakil direktur.
b. Wakil Direktur Pelayanan.
c. Wakil Direktur Umum dan Keuangan.
d. Komite Medis dan Staf Medis Fungsional.
e. Dewan Penyantun.
f. Sarana Pengawas Intern.

Salah satu tugas rumah sakit adalah melaksanakan rujukan. Sistem rujukan adalah suatu sistem pelayanan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab secara timbal balik atas kasus atau masalah yang timbul baik secara vertical maupun horizontal dengan pihak yang memiliki fasilitas dan kemampuan yang lebih tinggi.

Sistem rujukan ada dua yaitu rujukan kesehatan dan rujukan medis. Pelaksanaan rujukan rumah sakit dilakukan secara bertahap dari puskesmas, Rumah Sakit kelas D, C, B, dan A.

About these ads
Posted in: Rumah Sakit