Tugas Dan Fungsi Instalasi Farmasi Rumah Sakit

Posted on Mei 24, 2010

1


Instalasi Farmasi Rumah Sakit adalah suatu departemen atau sistem pelayanan Farmasi dalam suatu rumah sakit yang berada dibawah pimpinan seorang apoteker yang kompeten dalam hal:

a. Menyediakan obat-obatan untuk unit perawatan dan bidang – bidang lain.
b. Mengarsipkan resep-resep baik untuk pasien rawat jalan maupun pasien rawat inap.
c. Membuat obat-obatan.
d. Menyalurkan, membagikan obat-obatan narkotika dan obat yang diresepkan.
e. Menyimpan dan membagikan preparat-preparat biologis.
f. Membuat, menyiapkan, mensterilkan preparat parenteral.
g. Menyediakan serta membagikan keperluan-keperluan tersebut secara profesional.

Visi, Misi dan Tujuan Instalasi Farmasi Rumah Sakit

a. Visi

Pelayanan Farmasi profesional dari aspek manajemen maupun klinik dengan orientasi kepada kepentingan sebagai individu, berwawasan lingkungan dan keselamatan kerja berdasarkan kode etik.

b. Misi

1. Bertanggung jawab atas pengelolaan Instalasi Farmasi Rumah Sakit yang berdaya guna dan berhasil guna.
2. Melaksanakan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada tercapainya hasil pengobatan yang optimal bagi pasien.
3. Berperan serta dalam program-program pelayanan kesehatan di rumah sakit untuk meningkatkan kesehatan seluruh lapisan masyarakat, baik pasien maupun tenaga kerja rumah sakit.

c. Tujuan Instalasi Farmasi Rumah Sakit

1. Manajemen

a) Mengelola perbekalan Farmasi yang efektif dan efisien.
b) Menerapkan farmakoekonomi dalam pelayanan.
c) Menjaga dan meningkatkan mutu kemampuan tenaga kesehatan Farmasi dan staf melalui pendidikan.
d) Mewujudkan sistem informasi manajemen tepat guna, mudah dievaluasi dan berdaya guna untuk pengembangan.
e) Pengendalian mutu sebagai dasar setiap langkah pelayanan untuk peningkatan mutu pelayanan.

2. Farmasi Klinik

a) Mewujudkan perilaku sehat melalui penggunaan obat rasional termasuk pencegahan dan rehabilitasinya.
b) Mengidentifikasi permasalahan yang berhubungan dengan obat baik potensial maupun kenyataan.
c) Menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan obat melalui kerja sama pasien dan tenaga kesehatan lain.
d) Merancang, menerapkan dan memonitor penggunaan obat untuk menyelasaikan masalah yamg berhubungan dengan obat.
e) Menjadi pusat informasi obat bagi pasien, keluarga dan masyarakat serta tenaga kesehatan rumah sakit.
f) Melaksanakan konseling obat pada pasien, keluarga dan masyarakat serta tenaga kesehatan rumah sakit.
g) Melakukan pengkajian obat secara prospektif maupun reprospektif.
h) Melakukan pelayanan Total Parenteral Nutrition.
i) Memonitor kadar obat dalam darah.
j) Melayani konsultasi keracunan.
k) Bekerja sama dengan tenaga kesehatan terkait dalam perencanaan, penerapan dan evaluasi pengobatan.

3. K3LH (Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup)

a) Melaksanakan prosedur yang menjamin keselamatan kerja dan lingkungan.
b) Melaksanakan prosedur yang mendukung kerja tim infeksi Nosokomial.

Tugas Instalasi Farmasi Rumah Sakit adalah melaksanakan :

a. Penyediaan dan pengelolaan, penerapan, pendidikan dan penelitian obat, gas medis dan bahan kimia.
b. Penyediaan dan pengelolaan alat kedokteran, dan alat perawatan kesehatan.

About these ads