Tata Cara Dan Proses Akreditasi Rumah Sakit

Posted on Mei 25, 2010

1


Pada postingan kali ini, kami akan mencoba menjabarkan bagaimana prosedur dan gambaran proses dari akreditasi yang sering kita jumpai, khususnya sistim yang berlaku di rumah sakit di Indonesia :

1. Definisi Akreditasi Rumah Sakit

Pengakuan yang diberikan kepada Rumah Sakit yang telah menerapkan standar pelayanan yang ditetapkan.
Dengan adanya akreditasi, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang bermutu dan perlindungan yang baik. Rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang memenuhi standar dipertanggungjawabkan serta tenaga kesehatan berkewajiban mematuhi standar profesi dan memperhatikan hak pasien.

2. Tujuan dan Manfaat Akreditasi

Tujuan umum dilakukannya akreditasi yaitu meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, sedangkan tujuan khusus dilakukannya akreditasi, yaitu:

a. Memberikan jaminan, kepuasan dan perlindungan kepada masyarakat.
b. Memberikan pengakuan kepada Rumah Sakit yang telah menerapkan standar yang ditetapkan.
c. Menciptakan lingkungan intern Rumah Sakit yang konduksif untuk penyembuhan dan pengobatan pasien sesuai standar struktur, proses dan akhir.

Manfaat dilakukannya akreditasi, yaitu:

a. Sabagai alat bagi pemilik dan pengelola untuk mengukur kinerja rumah sakit.
b. Melindungi masyarakat dari pelayanan sub standar.
c. meningkatkan citra rumah sakit dan kepercayaan masyarakat.

3. Penyelenggaraan Akreditasi Rumah Sakit

a. Akreditasi RS dikelola dan dilaksanakan oleh KARS (Komite Akreditasi RS/Indonesian Comission on Acreditation of Hospital and Other Health Facilities-ICAHO) suatu komisi dibawah Departemen Kesehatan dan berkedudukan di Jakarta.
b. Surveiyor akreditasi direktur dari daerah-daerah dan dipilih sesuai kualifikasi.

4. Pentahapan Akreditasi

a. Tahap I (5 Pelayanan)

1. Pelayanan Administrasi dan Manajemen
2. Pelayanan Medik
3. Pelayanan Gawat Darurat
4. Pelayanan Keperawatan
5. Pelayanan Rekam Medik
b. Tahap II (12 Pelayanan)

5 Pelayanan diatas ditambah:

1. Pelayanan Kamar Operasi
2. Pelayanan Radiologi
3. Pelayanana Laboratorium
4. Pelayanan Pengendalian Infeksi
5. Pelayanan Perinatal Resiko Tinggi
6. Program K3
7. Pelayanan Farmasi

c. Tahapa III (16 Pelayanan)

12 Pelayanan diatas ditambah

1. Pelayanan Rehabilitas Medik
2. Pelayanan Intensif
3. Pelayanana Gizi
4. Pelayanan Darah

5. Status Akreditasi

a. Akreditasi Istimewa (5 tahun)
b. Akreditasi Penuh (3 tahun)
c. Akreditasi Bersyarat (1 tahun)
d. Tidak Lulus/Tidak Ter-Akreditasi

Mungkin “patokan” ini akan berubah lagi sesuai standar rumah sakit Indonesia. Jadi para sobat, jika ingin berobat ke rumah sakit, pastikan bahwa rumah sakit tersebut telah memenuhi persyaratan akreditasi yang ditetapkan. Karena bila tidak, pelayanan yang akan sobat dapat nantinya mungkin akan terasa belum maksimal sesuai yang para sobat harapkan di rumah sakit tersebut.
Semoga artikel ini bisa membantu!!

Posted in: Rumah Sakit