5 Cara Terapi Pengobatan Tradisional Yang Mujarab Sesuai Penelitian Terapi Modern

Posted on November 26, 2010

5


Madu, Habbatussauda, Bekam, Daun Inai dan Rukiyah – Banyak cara pengobatan yang sering dilakukan seseorang untuk mengobati atau mencegah suatu penyakit. Dari pengobatan tradisional sampai terapi modern yang kita kenal sampai saat ini. Namun, di era modern seperti saat ini, banyak pasien yang merasa tidak puas ketika berobat dengan cara terapi modern yang ada, misalnya ketika berobat ke dokter.

Terapi tradisional yang dapat dibuktikan dalam penelitian modern itu adalah mengikuti apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, beliau dikenal sebagai manusia yang sehat dalam sepanjang hidupnya. Dan beberapa rahasia beliau dalam menjaga kesehatan didirinya, antara lain :

1. Beliau selalu mengkonsumsi Habbatussauda (Jintan Hitam)


Habbatussauda adalah salah satu obat tradisional yang sudah terkenal diseluruh dunia hingga sampai ke Indonesia ini. Kandungan dari Habbatussauda ini adalah Jintan Hitam. Jintan hitam sudah terbukti mencegah dan mengobati penyakit. Nabi Muhammad SAW memberikan “garansi” nya dalam hadist yang berbunyi :

“..Sesungguhnya didalam Habbatussauda (Jintan Hitam) terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali Kematian..” (HR. Bukhori & Muslim)

Oleh karenanya tidak usah meragukan lagi akan khasiat dari Habbatussauda ini dalam mencegah dan mengobat penyakit, kecuali kematian. Namun, untuk Ibu Hamil, ada penelitian bahwa penggunaan Habbatussauda dalam dosis besar, dapat menggangu janin dalam kandungannya. (Silakan baca : Efek Samping Habbatussauda Untuk Ibu Hamil Dan Janin)

2. Beliau sering mengkonsumsi Madu.

Nabi Muhammad SAW selalu sehat karena meminum Madu. Dan Allah SWT telah berfirman dalam Alquran yang berbunyi :

“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS 16:69)

Namun, pilihlah madu yang asli. Ciri madu yang asli antara lain : Jika dituang kesendok tidak mudah tertuang alias kental, Jika dibiarkan terbuka tidak ada semut yang datang (karena sifatnya yang panas), Jika terlalu encer, ada kemungkinan ada tambahan air kedalamnya.

3. Beliau selalu melakukan Bekam untuk mengangkat darah kotor.

Penjelasan dalam hadits Riwayat Ibnu Majah menerusi Katjir bin Salim. Selama Aku Berjalan pada malam isra mi’raj bersama para malaikat, Mereka selalu berkata “Hai Muhammad, suruhlah umatmu berbekam”. Sesaat setelah Isra Mi’raj, Rasulullah juga menyatakan, sebagaimana diriwayatkan Abdullah ibnu Mas’ud, bahwa ia tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh Beliau dengan mengatakan? Perintahkanlah umatmu untuk berbekam!?.

Bahkan dengan tegas, Nabi Muhammad menyatakan,? Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal; dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang umatku dengan besi panas.? (Hadits Bukhari).

4. Mengobati luka dan sakit kepala dengan daun Inai (Pacar)

Hadits Riwayat Abu Dawud : “Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak pernah seorangpun yang mengadakan tentang sakit kepala kepada beliau, kecuali beliau berkata : “Berbekamlah!” Dan tidak seorangpun yang mengadukan tentang sakit pada kedua kakinya kepada beliau, kecuali beliau bersabda : Balutlah (lumurkanlah/oleskanlah) dengan “daun inai”.

Hadits Riwayat Turmudzi, menjelaskan, Dari Salma Ummu Rafi’ seorang pelayan rumah tangga Nabi SAW ia berkata : “Tidaklah pernah Nabi kena tertusuk duri dan ditumbuhi kutil, kecuali ia meletakkan “daun inai” di atasnya (sebagai obat)”.

5. Melakukan Rukiyah sesuai dengan tuntunan Sunnah Shohih Nabi Muhammad SAW

Maksud : Aku berlindung dengan wajah Allah yang Maha Mulia dan dengan Kalimat-Kalimat Allah yang Sempurna yang tidak ada “melampauinya” segala kebaikan mahupun keburukan dari kejahatan apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya dan dari kejahatan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan dari kejahatan fitnah di malam dan siang hari dan dari kejahatan jalan-jalan dimalam dan siang hari, kecuali suatu jalan yang dilalui dengan kebaikan, wahai yang Maha Penyayang.

(Ta’awudz (doa perlindungan) diatas diajarkan oleh Malaikat Jibril a.s kepada Rasulullah SAW ketika malam Isra’ dan Mikraj. Ketika itu Nabi SAW dihadang oleh jin ifrit yang diutus oleh iblis yang membawa obor untuk membakar Nabi Muhammad SAW. Lalu Rasulullah membaca doa perlindungan tersebut sehingga ifrit tersebut kalah menyingkir (H.R Iman Al-Bukhari)

Demikian 5 Cara Terapi Pengobatan Tradisional Yang Mujarab Sesuai Penelitian Terapi Modern, semoga berguna dan bermanfaat. Terima kasih.

Posted in: Tips Kesehatan