Akun Donasi WikiLeaks Di Tutup, 2000 Hacker Serang MasterCard Dan Visa

Posted on Desember 11, 2010

4


Wikileaks Di Bantu Hacker – Ribuan Peretas (Hacker) dukung Wikileaks. Hacker membanjiri laul lintas sistem operasi dengan data dalam waktu bersamaan. Kelompok Peretas ini menyerang situs MasterCard dan Visa, tak lama setelah perusahaan perbankan itu menutup akun Wikileaks sehingga tidak bisa digunakan untuk menerima donasi publik.

Para Hacker juga mengacaukan laman web milik mantan kandidat wakil presiden AS Sarah Palin, kantor kejaksaan Swedia, sebuah bank di Swiss dan pihak lain yang menentang sepak terjang Wikileaks dan pendiri situs “pembocor rahasia” itu, Julian Assange.

Harian Telegraph kemarin melaporkan ada dua kelompok Hacker, yakni 4Chan dan Anonymous yang diduga berangotakan 1,500 sampai 2,000 orang yang mengaku melancarkan serangan DDos (Distributed Denial of Service) ke MasterCard. Dalam serangan semacam ini, Para Hacker biasanya membanjiri lalu lintas sebuah sistem operasi atau jaringan dengan data atau permintaan dalam waktu yang bersamaan, sehingga sistem tidak dapat melayani pengguna.

Di jejaring Twitter kedua kelompok Hacker ini mengaku sebagai pendukung WikiLeaks dan bertanggung jawab atas serangan ke situs Mastercard. Para Hacker menyebut aksi ini dengan sebutan “Operasi Payback” dan “Operation Avenge Assange”, serta menyebut diri mereka Hacktivist.

MasterCard sendiri sudah mengumumkan adanya gangguan layanan yang melibatkan sistem Kode Aman untuk memverikasi pembayaran online, Namun juru bicara perusahaan tersebut, James Issokson, mengatakan kartu kredit mereka untuk transaksi aman.

Tidak lama setelah MasterCard, giliran situs Visa yang tidak bisa di akses. Juru bicara Visa juga mengaku laman mereka “tidak seperti biasa”. “Kami minta maaf atas ketidak nyamanan para pengguna kartu kredit” kata juru bicara Visa dalam sebuah pernyataan.

Selain situs MasterCard dan Visa, situs resmi Sarah Palin juga di serang. Kepada stasiun televisi ABC News, Palin mengatakan akun kartu kredit miliknya dan sumainya, Todd, ikut disabotase. “Tak heran jika yang lain tidak berani menentang perilaku antik Assange” kata Palin.

“Inilah yang terjadi bila kita menerapkan Amandemen Pertama Konstitusi (tentang kebebasan berpendapat) dan menentang tingkah (Assange) yang memuakkan dan Anti Amerika.”

Ini bukan kali pertama Hacker menyerang situs-situs yang menghalangi Wikileaks, sebelumnya 4Chan dan Anonymous melancarkan serangan serupa terhadap situs Paypal dan PostFinance yang memblokir akun Wikileaks.

Dalam poster yang disebarkan secara online, 4Chan dan Anonymous menyatakan mereka tidak berafiliasi dengan WikiLeaks, yang mempublikasikan ribuan kawat diplomatik AS yang berisikan informasi-informasi sensitif sejak minggu lalu. Mereka mengaku membela organisasi tersebut karena memiliki tujuan yang sama, yakni kebebasan informasi. Selain melakukan serangan balasan terhadap pihak-pihak yang menghalangi WikiLeaks, Para Hacker juga mengajak siapa saja untuk menyalin isi situs WikiLeaks dan menyebarluaskannya.

Serangan online ini adalah bagian gelombang dukungan publik untuk WikiLeaks di Internet. Akun mereka di Facebook saat ini sudah lebih dari satu juta fans. Ungkapan solidaritas untuk WikiLeaks juga membanjiri twitter. (sumber : Jurnal Nasional)

Kami Blogger Indonesia juga memberi dukungan Kebebasan Berpendapat. Kami dukung WikiLeaks dan Kelompok Hacker 4Chan dan Anonymous!!!

Note : Artikel ini didedikasikan sebagai bentuk dukungan atas Hak KEBEBASAN BERPENDAPAT for WikiLeaks

Posted in: Unik Menarik